Skuad Man United Pernah Dikepung Tinja, Ini Ceritanya

Skuad Man United Pernah Dikepung Tinja, Ini Ceritanya

Skuad Man United Pernah Dikepung Tinja, Ini Ceritanya

Agen Judi Bola Online Manchester – Skuad Manchester United punya satu kisah tak terlupakan ketika menyambangi markas Sunderland satu dekade lalu. Bukan soal hasil pertandingan tapi urusan tinja.

Adalah Albert Morgan, mantan kitman Man United, yang menceritakan kembali kisah tersebut. Hal itu terjadi di ruang ganti Stadium of Light pada tahun 2010.

“Kami datang ke stadion dan ada tetesan, mereka menaruh ember di bawah tetesan itu dan bilang, ‘ada bocor di langit-langit ruang ganti’. Jadi anak-anak mulai bersiap, hilir-mudik di sekitar ember itu. Manajer ada di pojok ruangan seperti biasa, ia sudah memberi instruksi di hotel. Kami lantas ke lapangan untuk pemanasan,” ucapnya dalam podcast Man United yang dilansir Mirror.

“Setelah beberapa menit, salah satu petugas keamanan datang dan bilang, ‘Albert, sebaiknya kamu ke ruang ganti, ember di sana mulai kepenuhan’. Saat kami tiba, ember itu sudah jadi seperti tong. Kami pun masuk dan melihat ke arah langit-langit, tiba-tiba salah satu bagiannya copot. Ada tinja di mana-mana! Saat itu manajer baru keluar.”

“Ada tinja yang kemdian berlepotan ke setelan pemain, baju-baju, dinding, ke mana-mana. Dimitar Berbatov mencak-mencak tentang sepatunya, yang tertimbun tinja setinggi 3 inchi (sekitar 7,6 cm). Tak ada yang bisa diselamatkan. Sepatu, setelan. Satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah merogoh kaus kaki dan sepatu para pemain untuk mengambil perhiasan dan arloji.”

“Saat itu pukul tiga kurang sepuluh. Pertandingan mulai pukul tiga dan jersey-nya berlumuran tinja. Mereka harus mengundur pertandingan setengah jam. Semua pemain menegaskan tak mau tampil dengan jersey itu,” tutur Albert Morgan.

Baca Juga : Lama Tak Gocek Lawan, Messi Libas Rekan Sendiri

Untungnya saat itu Morgan membawa seragam cadangan sehingga para pemain Setan Merah pun masih bisa bersalin. Sementara terkait urusan tinja di ruang ganti, Steve Bruce yang jadi manajer Sunderland sampai datang untuk ikut bantu membersihkan sebelum kick-off.

“Ia masuk dari pintu di bagian belakang ruang ganti. Ia membawa sikat besar yang lebarnya sampai beberapa meter dan mendorong lumuran tinja itu keluar dari ruang ganti. Seragam-seragam yang terkena tinja kami taruh di plastik hitam untuk dibuang.”